Showing posts with label misteri. Show all posts

10 Sosok Pencabut Nyawa

Dalam setiap kepercayaan, selalu ada satu sosok yang diyakini sebagai pengakhir kehidupan. Psychopomp - istilah ini dipakai secara umum, berasal dari kata Yunani "psuchopompos" yang berarti: panduan jiwa. Ujudnya bermacam-macam sesuai keyakinan yang dianut pada agama, wilayah sosial, serta jaman yang mengikuti.

Sejak jaman Mesir kuno hingga abad modern, psychopomp hadir  dengan julukan tertentu. Ia bisa berupa roh, iblis, bahkan dewa. Apa sajakah psychopomp dalam sejarah manusia? Kita lihat daftarnya berikut ini.


1. Grim Reaper
Nama ini boleh jadi paling populer sedunia karena dikenal banyak orang. Pemakaian sosoknya yang menyeramkan - tengkorak berjubah hitam membawa sabit - di berbagai media industri (musik, seni rupa, buku, dan propaganda lainnya) membuatnya semakin terkenal. Konon, Grim Reaper mulai digambarkan sebagai pencabut nyawa sejak abad kelima belas. 

Berbagai versi berkembang tentang caranya mengambil jiwa manusia. Misalnya saja, ia bisa membunuh hanya dengan menyentuh seseorang dengan jarinya. Kadangkala juga digambarkan bahwa kita bisa melakukan proses tawa-menawar nyawa dengan Grim Reaper. Dalam "The Seventh Seal" diceritakan seorang ksatria bertanding catur dengannya dan jiwalah yang menjadi taruhannya.



2. Anubis
Anubis (yang kemudian digantikan oleh Osiris sebagai psychopomp Mesir) juga cukup populer. Rupanya sebagai dewa berkepala serigala yang bertugas membimbing jiwa-jiwa yang mati menuju Duat - dunia bawah Mesir - untuk menjalani penghakiman. 

Dalam kepercayaan Mesir kuno, Anubis akan mengawasi proses penentuan ini, yaitu saat hati seseorang ditimbang dengan bulu. Jika ternyata hati seseorang lebih berat dari bulu, maka Anubis akan memberikannya pada Ammit, setan yang akan memakan manusia tersebut.



3. Azrael
Inilah sosok malaikat maut yang diakui keberadaannya oleh penganut agama samawi - Islam, Kristen, Yahudi. Tentu dengan pelafalan yang berbeda-beda, seperti misalnya kita kenal dengan Izrail dalam Islam. Sosok Azrael / Izrail yang akan mengambil setiap jiwa manusia saat mati untuk dikembalikan kepada Sang Pencipta.


 
4. Hermes
Hermes sebenarnya dewa Yunani yang bertugas di dunia perdagangan, pencurian, sekaligus dunia olahraga (atlet). Uniknya, ia juga bertugas memimpin jiwa-jiwa orang mati ke gerbang Hades, yakni dunia orang mati. Di tempat ini, Charon telah menunggu dan membawa jiwa tersebut masuk ke dalam Hades.



5. Thanatos
Selain Hermes, dalam mitologi Yunani juga mengenal sosok Thanatos. Ia sangat dibenci oleh semua manusia karena sangat kejam dan tak kenal ampun.  Thanatos biasanya digambarkan sebagai seorang pemuda bersayap, membawa pedang, dan secara universal serupa dengan saudaranya, Hypnos, dewa tidur.


 
6. Charun
Dalam mitologi Etruscan (era antara Yunani dan Romawi), sosok pencabut nyawa "Demon of Death" adalah Charun.  Kerap digambarkan juga sebagai Vanth, penguasa dunia bawah. Menurut kepercayaan, Charun akan datang pada setiap orang yang siap mati, lalu memukul kepala dengan palu sampai mati. Selain itu, Charun juga bertugas memukul jiwa orang jahat di dunia bawah selama-lamanya.



7. Charon
Jika Charun ada dalam mitologi Etruscan, yang satu ini, Charon muncul dalam kepercayaan Yunani. Tugasnya mengangkut jiwa-jiwa yang mati menyeberangi sungay Styx (kebencian) dan Acheron (nyeri). Uniknya, jiwa mati yang diangkut dalam "perahu" milik Charon harus membayar. Karena itu, setiap orang yang meninggal di jaman Yunani biasanya ada koin di dalam mulut almarhum. Masalahnya, bila jiwa yang mati tidak membayar Charon maka harus menikmati perjalanan jauh selama seratus tahun.



8. Mercury
Sosok dewa Mercury bisa dibilang sangat mirip dengan Hermes. Namun Mercury lebih dikenal dalam mitologi Romawi. Pekerjaan Merkurius adalah membimbing jiwa setelah kematian ke Avernus, sebuah kawah di Italia yang menjadi pintu masuk ke dunia bawah Romawi.



9. Valkyrie
Bagi yang pernah main game online Ragnarok mungkin mengenal sosok ini. Valkyrie dikenal dalam mitologi Norse, sosoknya sebagai dewi cantik di atas kuda terbang. Biasanya terlihat di medan peperangan, maklum bangsa Viking sangat gemar bertempur. Valkyrie akan membawa jiwa-jiwa yang mati ke Valhalla, tempat yang akan merubah jiwa yang mati tersebut menjadi einherjar (pejuang tunggal) dan menunggu terjadinya Ragnarok.


 
10. Xolotl
Inilah pencabut nyawa dalam keperayaan Aztec. Yakni dewa petir yang membimbing jiwa yang mati ke Mictlan, dunia bawah. Digambarkan juga, Xolotl membawa api dari neraka bagi manusia. Bentuk Xolotl serupa manusia berkepala anjing.

Bridgewater Triangle yang Misterius

Di dunia yang penuh misteri ini, ada wilayah yang menjadi tempat penampakan-penampakan bigfoot, ada wilayah yang menjadi tempat penampakan monster air. Ada wilayah yang menjadi tempat penampakan UFO dan alien. Lalu.. ada Bridgewater Triangle. Di tempat ini, misteri UFO dan Cryptozoology bertemu. 
 
Lokasinya berada di selatan Massachusetts, tidak jauh dari tempat tinggal Lizzie Borden, sang pembantai legendaris. Luasnya kurang lebih 200 mil persegi dan berpusat pada sebuah rawa. Kelihatannya tidak ada yang menarik di lokasi ini, namun bagi para peneliti fenomena paranormal, tempat ini merupakan sebuah objek studi yang menarik. 
Bridgwater Triangle masuk ke dalam peta dunia paranormal ketika Loren Coleman, seorang Cryptozoologyst, menulis buku "Mysterious America" pada tahun 1983. Ia menceritakan bagaimana selama ratusan tahun, lokasi ini menjadi gudang penampakan-penampakan aneh. 
Mungkin itu juga yang menyebabkan penduduk dari suku Indian Wampanoag memberi nama rawa di tengah segitiga ini "Hockomock" yang berarti "Tempat dimana roh-roh berdiam". Sedangkan nama yang diberikan masyarakat koloni Inggris di sekitar tempat itu adalah "Rawa Setan". 
Seharusnya kalian sudah mulai bergidik sekarang. 
Tunggu sampai kalian mendengar fenomena apa yang ada di wilayah itu. Kalian hanya perlu menyebutnya. Apakah itu UFO, ataukah Bigfoot, Pterodactyl, mutilasi ternak, ukiran-ukiran aneh tidak terpecahkan, ular misterius, kutukan indian, ritual satanic, pembunuhan ala Jack the Ripper atau cahaya-cahaya aneh. Semuanya pernah dilaporkan muncul di Bridgwater Triangle. 
Salah satu wilayah yang masuk ke dalam Bridgewater Triangle adalah kota Freetown dan Fall River. Pada tahun 1979, di dalam hutan lebat yang menjadi bagian kedua kota tersebut, tiga wanita muda ditemukan tewas termutilasi dengan tengkorak hancur. Tiga wanita ini ternyata pekerja seks di kota Fall River. 
Pihak kepolisian yang menyelidiki kasus ini kemudian menemukan unsur ritual satanic dalam pembunuhan sadis tersebut dan tiga tersangka belakangan ditangkap dan dijatuhi hukuman. 
Di wilayah itu juga, di dekat sungai Taunton, terdapat sebuah batu yang disebut Dighton Rock. Batu ini memiliki inskripsi aneh di permukaannya yang hingga kini belum diketahui maknanya. 
Beberapa orang menduga kalau inskripsi tersebut mungkin dibuat oleh suku asli wilayah Massachusetts. Spekulasi lain bermacam-macam. Ada yang menyebutkan kalau inskripsi itu buatan Norse, Portugis, orang Finisia atau bangsa Cina. Yang pasti, batu besar seberat 40 ton ini telah menambah aura misteri di lokasi ini. 
Peristiwa-peristiwa misterius di Bridgewater Triangle kebanyakan dilaporkan setelah tahun 1970. Namun fenomena tidak terjelaskan di wilayah ini telah dimulai sejak berabad-abad lampau, bahkan sejak negara Amerika Serikat belum berdiri. 
Misalnya, pada tanggal 10 Mei 1760, para penduduk di daerah itu melihat sebuah bola cahaya bersinar terbang melayang di langit. Bola misterius tersebut mengeluarkan cahaya yang sangat terang seperti matahari dan bisa dilihat oleh penduduk Bridgewater dan Roxbury. Setelah peristiwa tersebut, penampakan serupa terus dilaporkan hingga sekarang. 
Pada malam Halloween tahun 1908, UFO kembali terlihat. Saat itu, dua penduduk sedang berjalan pulang ketika mereka melihat cahaya seperti lantera raksasa di langit. Cahaya itu melayang sekitar 40 menit di udara. 
Pada tahun 1968, lima orang mengaku menyaksikan sebuah bola cahaya aneh melayang-layang diantara pepohonan di wilayah Rehoboth. 
Pada tahun 1976, dua UFO terlihat mendarat di jalan Rute 44 dekat Taunton. 
Pada tahun 1999, Courtney Cullen menyaksikan UFO di dekat danau Nippenicket, dekat rawa Hockomock. 
"Tiba-tiba ada suara kencang. Lalu ada cahaya di udara. Tidak berwarna, hanya cahaya terang. Cahaya itu turun dengan cepat ke arah rumah di belakang tempat kami berada. Dan ketika ia terlihat seperti akan menabrak rumah tersebut, ia berbelok dan dengan kecepatan luar biasa menghilang begitu saja.
Bukan hanya cahaya misterius dan benda terbang aneh yang menyukai wilayah ini. Pada tahun 1970, laporan masuk ke aparat setempat mengenai penampakan seekor monster setinggi 2 meter dan berbulu seperti gorilla. Sebuah deskripsi yang serupa dengan Bigfoot. 
Pihak kepolisian segera menyusuri lokasi untuk mencari keberadaan monster tersebut. Namun tidak menemukan apa-apa. 
Peneliti paranormal Joseph M. DeAndrade mengklaim juga pernah menyaksikan makhuk seperti itu pada tahun 1978. Ia menyaksikannya sedang berjalan dengan pelan menuju pepohonan di rawa Hockomock. DeAndrade menceritakan kesaksiannya pada buku yang ditulisnya tahun 1997, Passing Strange: True Tales of New England Hauntings and Horrors.Saat itu usia DeAndrade 24 tahun dan ia sedang berdiri di tepi Clay Banks, sebuah kolam dekat rawa. 
"Aku sedang berdiri disana, dan karena satu alasan, aku menoleh. Pada jarak sekitar 200 yard ada makhluk itu. Well, aku tidak tahu persis makhluk apa itu. Seluruh tubuhnya berbulu berwarna coklat seperti campuran manusia dan kera. Ia sedang berjalan masuk ke dalam hutan. Tapi aku tidak berdiri mematung untuk menyaksikan kemana ia pergi. Aku lari ke arah jalan raya." 
Sekitar tahun 1983, John Baker, seorang veteran, sedang berkano menyusuri rawa Hockomock sendirian. Saat itu malam hari. Sementara menikmati aktivitasnya, tiba-tiba John mendengar suara gemerisik di balik pepohonan. Lalu, ia terdiam. Beku karena rasa takut. John melihat satu makhluk besar berbulu masuk ke air hanya berjarak beberapa meter darinya. 
"Aku tahu ia bukan manusia karena ketika makhluk itu melewatiku, aku bisa mencium baunya." Kata John saat ia diwawancara pada tahun 1998. "Baunya seperti sigung.. lembab dan kotor." 
Sampai akhir hayatnya pada tahun 2001, John tetap berpegang teguh pada ceritanya. 
Tahun 1970an itu juga ditandai dengan penampakan monster misterius lainnya. Kali ini berupa burung besar seperti Pterodactyl. Pada tahun 1971, burung semacam ini muncul dan terlihat di wilayah Bird Hill. Rentang sayap burung ini diperkirakan mencapai 2,5 hingga 3,5 meter. 
Pada tahun 1984, dua burung serupa konon terlihat sedang bertarung di udara.  Tidak ada yang tahu pasti burung jenis apa yang dilaporkan para saksi tersebut.
Peristiwa misterius lainnya yang terjadi di Bridgwater adalah dua kasus mutilasi ternak yang terjadi pada tahun 1998.
Kasus pertama adalah seekor sapi dewasa yang ditemukan termutilasi di dalam hutan. Sedangkan insiden lainnya adalah sekumpulan sapi yang ditemukan mati juga dengan tubuh termutilasi. Polisi menduga pembunuhan ini berkaitan dengan ritual satanic. 
Lalu, sama seperti kota-kota misterius lain di dunia, Bridgewater juga memiliki legenda mengenai hantu dan roh. 
Sejarah mengenai fenomena hantu di wilayah ini sudah bermula sejak berabad-abad yang lampau dengan kisah yang beragam. Namun yang paling terkenal adalah legenda mengenai penumpang berkepala merah di rute 44. Legenda ini dimulai sejak 1969 hingga tahun 1980an. 
Salah satu kisah yang paling terkenal adalah mengenai sepasang suami istri yang mobilnya mogok di malam hari. Sang suami lalu menyuruh istrinya diam di mobil sementara ia pergi mencari telepon. 
"Saya berharap menemukan sebuah rumah yang lampunya masih menyala." Kata sang suami. 
"Tiba-tiba, aku melihat seorang pria sedang duduk di pinggir jalan. Ia terlihat acak-acakan dengan rambut merah berantakan." 
Lalu ia menghampiri pria lusuh tersebut untuk menanyakan lokasi telepon terdekat. Pria misterius itu tidak menjawab. Ia kembali bertanya, lagi.. dan lagi. 
Masih tidak ada jawaban. Namun pria tersebut menyeringai. 
kemudian ia menanyakan apakah pria itu baik-baik saja. 
Tiba-tiba raut wajah pria lusuh tersebut berubah menjadi aneh. Ia berhenti menyeringai, lalu melipat bibirnya. Sang suami yang memperhatikan perubahan itu kemudian melihat matanya dan ia melihat sesuatu yang aneh.. sesuatu yang sangat salah. Bola mata tersebut seluruhnya berwarna putih!
Saat itu ia sudah mulai panik dan berlari dengan cepat kembali ke mobilnya diiringi tawa kencang pria misterius di belakangnya. Ia menoleh dan pria lusuh tersebut sudah hilang! 
Namun suara tawanya tetap menggema seakan-akan masih berada di belakangnya. 
Ketika sampai ke mobilnya, ia menemukan istrinya berdiri di samping mobil dengan wajah pucat pasi. Istrinya bercerita, sementara menunggu suaminya, ia menyalakan radio untuk mendengar musik ketika tiba-tiba siaran terputus. Lalu terdengar suara lirih pelan dari radio memanggil namanya dan kemudian... suara itu berubah menjadi tawa histeris!
Well readers, itu adalah cerita yang luar biasa. 
Lalu apa yang menyebabkan wilayah ini menjadi begitu misterius? 
Chris Pittman, seorang peneliti paranormal yang telah meneliti Hockomock selama puluhan tahun, mengatakan bahwa rawa tersebut sesungguhnya berevolusi dari aktivitas glasial menuju ke penumpukan deposit alluvium hingga ke busuknya tanaman-tanaman di tempat itu sehingga membuatnya memiliki karakter tanah yang unik. Ini menyebabkan timbulnya anomali gravitasi yang memungkinkan munculnya hal-hal aneh dan misterius. 
"Di seluruh dunia, ada area-area yang memiliki vortex atau jendela dimana hukum gravitasi sepertinya tidak berjalan seperti yang dipahami oleh dunia nyata," Kata Pittman. "Walaupun memang tidak semua tempat ini dipenuhi aktivitas paranormal, saya sangat yakin kalau tempat dimana banyak laporan fenomena paranormal pastilah memiliki vortex dimana gravitasi tidak berlaku normal." 
Pittman memang belum mengalami hal-hal yang supranatural di rawa Hockomock, namun ia percaya kalau fenomena itu benar-benar ada. 
Christopher Balzano, yang mengepalai Massachusetts Paranormal Crossroads, juga mengaku punya jawaban atas anomali Bridgewater. 
Menurutnya ketika para pengungsi dari Inggris tiba dan berdiam di wilayah tersebut, terjadi konflik berdarah antara pihak pengungsi dengan suku asli. Kedua belah pihak melakukan pembunuhan sadis dan massal. Rawa Hockomock kemudian menjadi ladang pembantaian yang paling berdarah di Amerika. Ketika konflik berakhir, suku Wampanoag berada di pihak yang kalah. Tanah mereka diambil dan kebanyakan anggota mereka dibunuh. 
Balzano mengatakan,"Sebagian orang mengatakan bahwa roh-roh Wampanoag yang marah merupakan sebab terjadinya peristiwa paranormal di rawa. Ini cuma sebagian kecil dari penjelasannya. Namun saya akan berbicara lebih jauh. Saya rasa Vortex memang sudah ada di wilayah ini sebelum kedatangan pengungsi dan bahkan sebelum keberadaan suku asli. Vortex tersebut berkontribusi terhadap sadisnya konflik antara pengungsi Inggris dengan Wampanoag. Dan Vortex itu juga menyuburkan rasa sakit dan aura jahat di wilayah itu hingga hari ini."
Dengan kata lain.. misteri.  
Melihat seekor Bigfoot bercengkerama dengan alien, dinaungi sayap Pterodactyl dan diiringi suara tawa arwah penasaran.... That's my wildest dream.. 

Misteri pasir hisap


Pasir hidup adalah mekanisme paling unik alam semesta, ia mungkin terpendam di pantai tepi sungai atau bahkan mungkin di halaman belakang sekitarnya, dengan tenang menunggu orang-orang mendekat, membuat orang sulit maju ataupun mundur.

Misteri Pasir Hisap - infolabel.blogspot.com

Pada tahun 1692, di pelabuhan Jamaika, pernah terjadi pasir hidup yang terbentuk dari larutan tanah akibat gempa, belakangan menyebabkan 1/3 kota hilang, dan tragedi yang menewaskan 2000 jiwa manusia.

Danau yang tampak tenang di selatan Inggris, fyord atau teluk sempit di Alaska yang indah tapi berbahaya dan daerah lainnya pernah terjadi peristiwa manusia terperangkap ke dalam pasir hidup.

Namun, sebagian besar orang kerap tidak pernah menjumpai pasir hidup, apalagi menyaksikan sendiri orang terperosok ke dalam pasir hidup atau mengalaminya sendiri. Kesan orang-orang terhadap pasir hidup terutama berdasarkan berbagai film yang ditontonnya. Suasana atau pemandangan yang diciptakan dalam film melukiskan pasir hidup adalah suatu momok yang dapat menghisap manusia ke lubang tak berdasar.

Akan larut jika permukan pasir hisap terganggu

Seorang ilmuwan dari Universitas Amsterdam, Belanda yakni Daniel Bonn pernah menemui seorang gembala setempat. Sang gembala menunjuk pasir hisap sambil berkata pada Bonn, bahwa pernah ada unta terperosok ke dalam kemudian lenyap tak berbekas.

Lalu segera ia melakukan penyelidikan terkait setelah kembai ke negaranya. Ia membawa sampel pasir ke Belanda dan menganalisis komposisinya. Setelah menemukan bahwa campuran tersebut terdiri atas pasir berkualitas tinggi, tanah liat, dan air garam, Bonn bersama timnya membuat tiruan pasir hisap dalam jumlah besar.

Ia mengamati dan menganalisa dengan cermat puluhan film yang melukiskan pemandangan pasir hisap yang menelan manusia itu, dan mendapati bahwa gambaran yang dilukiskan film-film ini sepenuhnya salah dan keliru.

Misteri Pasir Hisap - infolabel.blogspot.com

Kemudian, di dalam laboratoriumnya, Bonn mencampurkan pasir, tanah liat dan air garam, membentuk sebuah maket pasir hidup dalam ruangan kecil untuk diteliti. Setelah percobaan secara berulang-ulang, personel peneliti yang dipimpin Bonn mendapati, bahwa perlu waktu beberapa hari untuk membuat pasir menjadi lengket.

Sebaliknya sangat mudah kalau hendak menghilangkan viskositasnya (sifat merekat), yakni cukup diberi tekanan yang pas di permukaannya. Permukaannya akan segera larut dengan cepat jika mendapat gangguan gerak, pasir di permukaan akan menjadi gembur (lembek), dan pasir di lapisan yang dangkal juga akan merosot ke bawah dengan cepat.

Gerakan perpindahan ini membuat benda yang bergerak di permukaan pasir tenggelam ke bawah, kemudian seiring dengan meningkatnya kedalaman penenggelaman tersebut, pasir yang jatuh ke bawah melalui gerakan perpindahan dari lapisan atas perlahan-lahan akan menyatu, lalu akan menciptakan endapan yang tebal, sehingga viskositas atau sifat merekat pasir bertambah cepat, mencegah obyek terperosok lebih jauh.

Butuh kekuatan mengangkat sebuah mobil

Menurut hasil penelitian, bahwa orang yang terperosok ke dalam pasir hisap umumnya tidak bisa bergerak, densitas pasir yang meningkat kemudian merekat di bagian anggota badan bawah yang terperosok dalam pasir hisap tersebut, membentuk tekanan yang sangat besas pada tubuh, membuat kita sangat sulit mengeluarkan tenaga.

Orang yang sangat besar tenaganya sekalipun juga sulit dalam waktu singkat bisa mengeluarkan korban yang terperangkap dalam pasir hisap tersebut. Setelah di kalkulasi peneliti terkait, bahwa untuk mengeluarkan satu kaki korban yang terperangkap dengan kecepatan 1 cm/ detik saja butuh kekuatan 100 ribu Newton, atau kurang lebih setara dengan kekuatan mengangkat sebuah mobil ukuran sedang.

Kecuali dibantu dengan mobil Derek, jika tidak sulit sekali mengeluarkan korban yang terperangkap dalam pasir hisap tersebut dalam waktu singkat. Hasil penelitian terkait juga menunjukan, menurut hitungan kekuatan ini, jika secara paksa menyeret korban, maka sebelum pasir hisap melepaskan korban yang terperangkap, tubuh korban sudah putus tertarik oleh kekuatan yang besar itu.

Resiko yang diakibatkan tindakan demikian jauh lebih berbahaya dibanding membiarkan korban tetap berada dalam pasir hisap tersebut untuk sementara waktu.

Bagaimana menyelamatkan diri dari perangkap

Sebenarnya sebagian besar pasir hisap tidak jauh berbeda dengan pasir pada umumnya, tidak menyeramkan sebagaimana yang dilukiskan dalam film. Secara prinsipal, ia hanya pasir yang telah diresapi air, karena friksi (gaya gesek) antar butiran pasir berkurang, sehingga menjadi campuran pasir dan air setengah cair yang sulit mendukung. Pasir hidup biasanya dijumpai di sekitar pantai.

Menurut Benn, bahwa hanya ada satu keadaan pasir hisap dapat menenggelamkan manusia (mati tenggelam), yaitu ketika bagian kepala lebih dulu masuk ke dalam, namun kemungkinan terperosok dengan cara demikian sangat kecil. Orang yang terperosok ke dalam pasir hisap hanya merasakan sedikit tekanan pada bagian dada, agak sulit bernapas, tidak akan mengancam jiwa. Air pasang di dekat pasir hidup barulah musuh yang menakutkan bagi korban yang terperangkap.

Orang-orang keliru menafsirkan bahwa dengan menggoyangkan kaki bisa melonggarkan pasir di sekitar badan, sehingga dengan demikian dapat membantu anggota badan untuk keluar dari dalam pasir. Ilmuwan terkait menuturkan, sebetulnya bukan begitu, gerakan demikian hanya akan mempercepat endapan tanah liat, memperkuat viskositas (sifat merekat) pasir hisap, meronta membabi buta hanya akan membuat korban terperosok lebih dalam.

Misteri Pasir Hisap - infolabel.blogspot.com

Benn mengatakan, cara untuk terlepas dari pasir hisap tetap ada, yaitu korban yang terperangkap harus menggerakkan secara perlahan kedua kakinya, agar air dan pasir semaksimal merembes masuk ke daerah hampa, dengan begitu akan dapat mengurangi tekanan badan si korban, sekaligus membuat pasir agar perlahan-lahan menggembur.

Selain itu, sang korban juga harus berusaha agar anggota badannya terpisah, sebab jika area permukaan pasir yang disentuh badan semakin besar, maka daya apung yang didapat akan semakin besar. Asalkan korban memiliki kesabaran yang cukup, dengan gerakan yang cukup tenang dan santai, maka secara perlahan pasti akan terbebas dari perangkap pasir hisap.

Selain itu hasil penelitian juga mendapati, saat suatu obyek terperosok ke dalam pasir hisap, kecepatan terbenamnya ditentukan oleh densitas obyek tersebut. Densitas pasir hidup umumnya 2 g/milliliter, sedangkan densitas manusia adalah 1g/milliliter. Di bawah densitas demikian, tubuh manusia yang terbenam ke pasir hidup tidak akan mati tenggelam, kerap akan berhenti sampai sebatas pinggang.

Selain itu peneliti juga mendapati, bahwa meskipun sejumlah obyek yang berdensitas lebih besar dari pasir hidup, tapi tetap bisa mengapung di atas pasir hidup. Dalam percobaan terkait, mereka kemudian meletakkan bola aluminium yang berdensitas 2.7g/mililiter di atas permukaan pasir hisap.

Dan meskipun densitasnya lebih besar dari pasir hidup. Namun karena mendapat pengaruh daya apung pasir hisap dan tegangan pasir, maka bola aluminium tetap bisa dengan tenang berada di permukaan pasir hidup. Bola tersebut tidak tenggelam hingga para peneliti menggetarkan pasir hisap dan membuat gerakan yang menyebabkan campuran lebih cair. Ketika melakukan hal ini, bola aluminium benar-benar seluruhnya tenggelam.

Namun saat menggunakan bola aluminium yang memiliki kerapatan sama dengan manusia yang berarti lebih rendah daripada kerapatan pasir hisap, bola tersebut tidak pernah tenggelam walaupun campuran diperlakukan dengan kasar.

Jatuhnya objek ke pasir hisap menyebabkan pastikel pasir bercampur air kehilangan kestabilan. Jika terus diberi tekanan, campuran tersebut akan berubah menjadi lebih cair di permukaan dan sangat padat di dasarnya.

Semakin besar tekanannya, semakin banyak cairan yang terbentuk di pasir hisap sehingga gerakan korban membuatnya terperosok semakin dalam, kata Daniel Bonn, pemimpin penelitian dari University of Amsterdam sebagaimana ditulis dalam jurnal Nature.

Berdasarkan pengukuran terhadap peralatan aluminium ini, meningkatkan tekanan fisik ke partikel sebesar 1 persen menyebabkan kecepatan tenggelamnya naik sejuta kali. Bonn menambahkan bahwa menarik benda dari pasir pada tahap ini membutuhkan kekuatan setara mengangkat mobil berukuran menengah.

Sabar dan tenang

Yang paling berbahaya adalah apabila pasir hisap cenderung menarik dengan cepat, katanya. Tapi, kesabaran dapat menyelamatkan Anda. Jika ditunggu dengan sabar, partikel pasir lambat laun akan stabil sehingga daya apung campuran tersebut akan mengangkat Anda ke atas.

Sarannya, tetaplah tenang dan biasanya Anda akan terapung. Luruskan punggung Anda untuk memperluas area yang bebas dan tunggu hingga kaki bebas dari pasir. Bonn juga menyarankan agar kaki bergerak untuk mengendalikan air sehingga Anda terapung. Anda harus memasukkan air ke dalam pasir dan cara yang paling mudah adalah memutar-mutar sekitar kaki di dalam pasir hisap, tambahnya.

- Copyright © Ayam Rambo - Hatsune Miku - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -